The Bunny Hole

Blog Entry[lyric] She left on a MondayNov 19, '09 3:47 AM
for everyone

(by Bic Runga)

 

She left on a Monday
She's a siren down the road
In your herringbone overcoat
That you don't expect to get back

And it's an ordinary sky
Today's like any other day
When all of the aeroplanes
Write her name in the clouds

And nothing's wrong
But it's already Sunday
And you know just how Sunday
Was the day that she would come around?

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her

It's all like sinking
You're trying to stay afloat
Like a wind blown paper boat
Over uncharted sea

There's no question why
You're driving to kill some time
Racing the power lines
Back into town

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her

Go to her foolish man
What's the use of having pride if you don't have her?
She'll endure all she can
But you could make this easier on her
Make this easier on her
Make this easier on her
Make this easier on her

 


Blog Entry*kapok*Sep 9, '09 6:22 AM
for everyone

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

kapok sama orang

 

 

 

pengen pergi!!!

 

 

 

 

 


Editorial: Sebuah sahut-sahutan pendek, antara saya dengan randurini , Randurini khas dengan kekuatan puisi/prosa yang ringkas pendek. Pada kuplet ini, randu tampil plastis pendek dan nyaris gotis, sedangkan saya memainkan penguluran temali semantik nafas panjang. Keduanya merambati tema sederhana secara ekstensif. (diambil dari mailing list
sastra Hitam-putih)



DALAM HATI TAK ADA LAGI PUISI

di hati sudah tak lagi ada puisi.
hanya lemak jenuh isi penuh.

di jantung tak lagi berdetak puisi.
reuni romansa kopong tanpa logi.

di kaki ada sejalan puisi.
aku pergi, habis hari.


28 april 2005
salam sayang,
randu

DI DALAM HATI TAK ADA LAGI PUISI

dalam hati tak ada lagi puisi lalu lintas truk truk kontainer membawa
gempa di jalan rasa yang sunyi lurus dan kosong ke cakrawala siang
yang asing dan keliru tanpa penanda arah jalan bahkan jejak masa lalu

dalam sunyi tidak ada lagi pola pola, tidak susun lagi khasanah
ensiklopedia, tidak lagi lanskap panorama panggung gerhana mencarut
carut mencakar bergetar tidak, tak lagi ucap, tak nyanyi lagi ungkap
tak lagi tidak

hanya kau di situ saat akhirnya televisi pun mati dilindas kemacetan
malam, dan pagi besok mengintip menunggu lindas lindasnya lagi,
sementara jarak menjingkati diri mengkonservasi dinding dinding
transparan yang gagap melumatkan gapai mengembalikan pada sunyi
keterasingan yang akut mematrinya dalam jalan yang serasa panjang dan
dingin serta pekat

tapi tetaplah cinta menanti di dasar sumur gulita di tanah angan
sejauh rusia seberapapun harga sewanya, walau di rongga tak ada ruang
dan di tengadah tak ada lagi langit, tapi tetaplah kau akan melihat
isyarat ibu jariku mengacungkan semboyan bahwa segalanya baik baik saja,


senantiasa
idaman andarmosoko
11 mei 2005

Blog Entry*kenapa coba?*Aug 13, '09 4:17 AM
for everyone
kenapa gue juga harus pikirin idup lo sementara gue pikirin idup gue sendiri aja susah?
dan kenapa gue gak boleh egois?
kan gue yang bayar.
dan lo nggak.





*ngedumel siang bolong*


Blog Entry*memilih*Jun 18, '09 10:17 AM
for everyone
tidak. saya tidak terkena sindrom pilpres, walaupun saya sudah tahu pilihan saya. saya hanya tak tertarik untuk menyaksikan bagaimana tiga pasang calon pemimpin bangsa itu berlomba-lomba caper kepada rakyatnya dengan gaya obama-esque yang berlebihan. tapi saya berusaha mengerti bagaimana susahnya memilih beberapa pilihan yang 'biasa-biasa aja'. mungkin kita adalah bangsa yang terlalu lama menderita, jadi pilihan yang biasa-biasa aja pun bisa 'dianggap' luar biasa.

untungnya, para capres itu bukan teman saya. akan lebih repot lagi kalau mereka semua teman saya. pasti saya lebih bingung. pasti saya langsung mati gaya. kalau ada salah satu ngajak nongkrong, saya pasti akan memberikan beribu alasan untuk menolak nongkrong (walaupun nongkrongnya di Ritz Carlton misalnya). daripada dianggap 'tipis' sama teman yang lain, yang capres juga? nanti dibilang 'loncat pagar'? kayak maling aja.

lalu gimana kalau sayalah yang menjadi 'pilihan' itu? pastinya, saya akan berusaha menarik sebanyak-banyaknya pengusaha untuk jadi teman saya. iya dong. emangnya rakjat sini mau disuruh nyumbang? beli minyak tanah aja susah. lalu saya akan mengeluarkan ilmu lama saya sebagai copywriter untuk membuat tagline-tagline ciamik yang bisa dipasang di baliho-baliho saya yang segede-gede gaban dan sariban di jalan sudirman. kalo perlu segede optimus prime atau megatron! biar rakjat tahu, bahwa sayalah pilihan yang tepat! gak ada bedanya ama tiga pasang itulaaahhh....

itu kan kalo saya jadi capres. tapi gimana caranya kalo saya jadi pilihan untuk berteman. nenek bilang beta harus pintar-pintar pilih-pilih teman, jangan sampai makan kulit durian. huhate huhate... huhate bae bae!

alhamdulillah sampai saat ini saya tidak pernah salah memilih teman: ada yang junkie, ada yang bandar cimeng, ada yang dugemers, ada yang tukang jagal, ada yang bos gede, ada pemasok miras, ada yang preman jelambar.... macam-macam profesinya! dan alhamdulillah lagi, mereka sungguh baik kepada saya. saya selalu berdoa agar mereka masuk surga, itu juga kalau saya ingat berdoa.

tadi saya mau ngomong apa ya? oh iya, gimana kalau saya jadi 'pilihan' itu sendiri? itu yang saya luput pikirkan. tanpa sadar, saya dipilih dan terpilih, dari sekian seleksi alam oleh teman-teman saya. saya membuka facebook saya, meneliti 700 lebih teman saya di sana. astaga! 700! itu saya kenal semua! bagaimana bisa saya berteman dengan tujuhratus-tujuhratusnya sekaligus selama ini?!! tapi itu yang terjadi. mereka telah memilih saya. menjadi teman mereka. saya harusnya berbahagia.

tapi bagaimana kalau salah satu dari mereka memilih untuk tidak berteman dengan saya lagi? apa yang harus saya lakukan? apalagi jika saya sudah mengenalnya hampir setengah hidup saya? yang saya lakukan hanya terbengong-bengong. apalagi dong? 15 tahun adalah waktu yang cukup panjang untuk mengenal seseorang, berteman dengan seseorang. dan jika suatu waktu ia lelah dengan pertemanan ini dan memilih untuk meninggalkan saya, saya ya cuma bisa berdoa: semoga suatu hari nanti ia memilih saya sebagai presidennya.

bolehlah ia meninggalkan saya. dia bisa memilih antara saya dan pacarnya. tapi (yah, tapi lagi...), karena saya bukan capres, janganlah membuat teman-teman saya yang lain untuk memilih juga antara saya dan dia. itu namanya divide et impera.




Blog Entry*dunia memang bukan milik kita*Jun 11, '09 10:34 AM
for everyone
saya pun terkenang-kenang akan kamu, yang berbaring memantati saya sambil melihat-lihat cewek-cewek bule yang sedang telanjang di layar monitor yang kelewat

terang.
dan saya meraba pantat kamu, yang besar itu, yang telah  beratus-ratus malam tidur bersebelahan dengan pantat saya.
saya tak pernah bermimpi tentang kamu, sekarang atau sebelumnya.
tapi saya selalu mendapati kamu setiap paginya, terpejam di sebelah saya dengan satu tangan masuk ke dalam celana.
dan saya merasa harus bahagia.
kadang saya harus merasa bersedih.
mengapa kamu yang saya dapatkan, bukannya brad pitt?
bukannya shia labeouf?
bukannya cowok-cowok nerd berkacamata (tapi ganteng)?
tapi katanya saya harus pasrah.
kamu memang jatah saya.
saya memang jatah kamu.
sedangkan jatah beras sudah diganti duit.
dan kita masih saling memantati, setiap malamnya, dalam suka dan duka.
cinta juga sudah bukan kata, tapi perbuatan yang tak kasat mata
dan sedihnya, kita masih ngontrak.
habis mau apa, dunia memang bukan milik kita.
tapi milik pak haji sebelah.

Blog Entry*penting?*Jun 11, '09 10:14 AM
for everyone
saya hanya ingin melakukan sebuah hal yang kurang penting. mungkin juga tidak penting. tapi sedetik lalu saya menganggapnya cukup penting, bahkan hampir sangat penting. apa sih? apa sih yang penting dari sebuah jantung yang berceceran di lantai saat melihatnya malam itu?

Blog Entry*pada akhirnya adalah kelembaban kulit*May 4, '09 11:35 AM
for everyone
dari curhat ke curhat. sepertinya hanya itulah makanan kami berdua. di akhir minggu yang tak begitu menyenangkan. penat dan panas. kami ini pembosan, tapi kami selalu sesumbar pada orang-orang yang dikenal maupun tak dikenal, bahwa kami adalah anak rumahan. tapi siapa yang betah di rumah pada musim yang begini meradang? dan untungnya, kami adalah orang-orang yang selalu siap menghabiskan waktu, bahkan untuk sesuatu yang tidak penting pun.

"ndu, gw pergi dulu. mau janjian ama temen gw, yang ingin membahas bagaimana cara membongkar perselingkuhan."

malamnya antasari azhar tertangkap. cinta segitiga yang berakhir nahas. aku meliriknya dan dia segera mengangkat bahu "bukan gueeee!!" kami terbahak menertawakan kebetulan yang tidak penting itu. "ah, di mana-mana cinta segitiga pasti nahas, ndu!" oh ya? waw...

lalu topik jerawat muncul seketika, dan rambut kering, dan kulit kaki yang bersisik. tubuh yang berubah, udara yang gerah. kini aku baru menyadari nikmatnya menjadi twentysomething. "tapi lebih enak jadi twentysomebody, ndu." oh ya? i don't need to be a somebody. cieee...

telepon berdering. aku melubangi kuping. kita memang benar-benar melayu. cinta memang mendayu-dayu. tapi aku masih cinta hugh jackman. betapa pun membosankan film-filmnya akhir-akhir ini. oh, tusukkan andamantium itu ke tubuhku saja! ke tubuhku saja! biar aku nggak jerawatan! biar kulitku tak kering! dan aku masih bisa menjadi pahlawan! Hrrrrr...!

telepon masih berdering. kuping kanan mendengar cinta, kuping kiri mendengar 'bubur babi'. dan pemuda twentysomething di sebelahku menyetel christian bautista keras-keras, seakan-akan dia tanpa dosa dengan tattoo-tattoo-nya. "raise your hand together and pray... we'll be back together someday..."

cih! berdoalah terus! berdoa tak membuat kelembaban kulitmu kembali seperti dulu!

"ndu! pacar gue ke jerman! bandel-bandelan yuk?!"

astaga....! perempuan binal!
ayok dah!



Blog Entrycraft: my hana kanzashisApr 27, '09 11:14 AM
for everyone
wah... ternyata hana kanzashi itu bisa bikin ketagihan lho! hehehe... lebay ah!

tapi bener deh, setelah saya bergerilya di lemari dan menemukan setumpuk sarung guling yang tidak pernah saya pakai, saya langsung bergiat membuat beberapa hana kanzashi lagi.

hasilnya (selain dimarahin pacar karena saya juga menggunting sarung gulingnya), adalah 4 hana kanzashi cantik yang bikin hati saya meleleh-leleh.... hiks....



bikin lagi aaaaaaaaaaahhhh!!



Blog Entry*craft : my first hana kanzashi*Apr 26, '09 6:49 AM
for everyone
Hana kanzashi adalah hiasan rambut perempuan jepang yang dibuat dari kain. Berbentuk bunga, hiasan ini sering dibuat dari yang berukuran besar sampai berukuran sangat kecil. Saking kecilnya, si pembuat harus menggunakan pinset untuk membuatnya.

foto dari sini


Sejak diperkenalkan oleh teman saya, mbak nina, saya jadi penasaran ingin membuat hiasan cantik ini. mbak nina bahkan sudah bereksperimen membuat hana kanzashi dari limbah, yaitu dari bungkus permen, kopi instan, dll.

Akhirnya, setelah browsing sana-sini, saya menemukan tutorial bagus ini. dan inilah hasil hana kanzashi pertama saya. Untuk kainnya saya memakai kain print strawberry pemberian ika untuk hadiah ultah saya ke .... tahun. :D saya kira tadinya mudah, tapi kok ya susaaaah banget ya???



dari pengalaman hari ini, saya ingin memberikan tips untuk pemula... jieee:
- bikinlah yang besar dulu... kalo kecil-kecil kayak yang saya bikin ini, lumayan ribet... hehehe
- jangan pakai kain yang kaku.
- jangan menggunakan lem terlalu banyak.
- dan carilah jarum yang benar-benar tajam! hehehe...

selamat mencoba!



The Frankfurt Zoological Society is going to start a public awareness and education programme for the buffer zone of the Bukit Tigapuluh National Park located in the Sumatran provinces of Riau and Jambi.  

The public awareness programme will operate as a road show visiting some 34 villages surrounding the Bukit Tigapuluh National Park. The project is schedule for a period of two years time (2009-2010). Visits to each individual village will be repeated twice a year. The public awareness programme will target schools to deliver basic training in conservation issues as well as targeting the adult population to disseminate conservation issues in and around the national park.  

The aim of the road show is to disseminate conservation values in general in order to increase understanding and public support for nature conservation in general and to respect and support the boundaries of the national park and its conservation regulations in specific.  

The education team will be based in Jambi town at the FZS headquarters. The public relation officer will manage, direct and supervise the road show from the FZS headquarters in Jambi.  

During the first phase of the project teaching materials needs to be developed and produced and an education programme needs to be set up. Creative input and improvising talent is mandatory for this job.  

While the education programme starts working in the field the PR officer will focus on mass media contacts to promote the activities of the Bukit Tigapuluh Ecosystem Conservation Programme BECP. Regular articles in regional and national newspapers are expected as well as TV documentaries produced by Indonesian TV stations. Part of the PR officer’s job is the production of public awareness materials such as folder, brochures and posters to promote the activities of BECP. 

TOR

  • Creative input for the public awareness and education programme
  • Working in a team to develop a nature conservation public awareness programme for local communities in the surrounding of the Bukit Tigapuluh National Park
  • Managing, supervising and directing the public awareness and education programme (road show)
  • Writing articles for regional and national newspapers about the aim and activities of the BLCP
  • Engaged with Indonesian TV stations to produce TV documentaries about BECP’s activities (2 TV productions are anticipated during the project period)
  • Networking with other nature conservation NGO’s
  • Produce public awareness materials such as folders, brochures and posters 
  • Public presentations of the aim of BECP
 
  Profile
  • Positive attitude to nature conservation
  • Strong communication skills
  • Background in journalism
  • Strong writing skills
  • Experiences in media contacts and communication
  • Contacts to Indonesian TV stations
  • Creativity to develop education programmes and PR materials
  • Good team player
 
 

Contact Address 

For interested applicants, please send your letter of application, CV, recommendation letter and three published articles to: 

Frankfurt Zoological Society-Admin: litadelarosa_fzs@yahoo.co.id 




Blog Entry*selirih prosa: tentang kini*Apr 16, '09 2:38 AM
for everyone
mengapa kau bicarakan waktu yang berlalu saat panji-panjimu tak kau kibarkan kini? reformasi patah hati. penaku mati suri. pun kegelisahan itu, yang kupakai untuk membakar kata, kini hanya plateau sabana yang dingin dan berangin.

suatu hari kau akan belajar mengerti, bahwa masa kini hanyalah janji-janji yang mati.




salam sayang,
randu.



Blog Entry*selirih prosa: masa lalu*Apr 16, '09 2:29 AM
for everyone
seketika itu aku pun melihat masa lalu. masa lalu yang bermain-main di halaman, berlarian, berlompatan dan berteriak kegirangan. aku ikut berjingkrak, mengelu-elukan detik-detik yang berhamburan. aku ingin memanggil detik-detik itu, menyuruh mereka tinggal. tapi mereka tidak mau, karena aku ada di masa depan. jangan pikirkan kami lagi, ujar detik-detik.

lalu akar-akar kesedihan itu keluar, menjalari halaman bagai tentakel makhluk asing dan beracun ujung-ujungnya. kesedihan itu tertancap kemudian, di halaman, tempat masa lalu bermain lalu perlahan-lahan mengasap, menghilang, meninggalkan aku yang masih berdiri termangu di depannya.



salam sayang,
randu.



Blog Entry*i dreamed a dream*Apr 14, '09 10:57 AM
for everyone
There was a time when men were kind
When their voices were soft
And their words inviting
There was a time when love was blind
And the world was a song
And the song was exciting
There was a time
Then it all went wrong

I dreamed a dream in time gone by
When hope was high
And life worth living
I dreamed that love would never die
I dreamed that God would be forgiving
Then I was young and unafraid
And dreams were made and used and wasted
There was no ransom to be paid
No song unsung, no wine untasted

But the tigers come at night
With their voices soft as thunder
As they tear your hopeS apart
And they turn your dream to shame

He slept a summer by my side
He filled my days with endless wonder
He took my childhood in his stride
But he was gone when autumn came

And still I dream he'll come to me
That we will live the years together
But there are dreams that cannot be
And there are storms we cannot weather

I had a dream my life would be
So different from this hell I'm living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed.



(soundtrack of Les Miserables. see elaine paige sang this beautiful song here)


Blog Entry*bucket list - nyontek danar*Apr 7, '09 1:53 AM
for everyone


1. a big cupboard for my craft supplies (and hopefully a place to put this thing--> read: craft room)

pic's taken from http://allsorts.typepad.com


2. a camera. yes, camera. are you insane, ndu? ndak kapok po? nope... i want to capture life again. this time, with D40x. :)




3. and i want a vacation. yes, one month vacation. that's all i ask. ke san jose mungkin? ;p


pic's taken from http://www.boracay-budgettravel-tips.com



Blog Entry*sometimes, silence...*Mar 31, '09 1:22 PM
for everyone
is not golden!

especially when you're doing it to avoid me.







*menggerutu*

Blog Entry*tax chaos*Mar 31, '09 5:41 AM
for everyone
akuh pengen nyangkul ajah, gak usah pake pajak-pajakan. huh. ngurusin pajak sendiri aja udah ribet (ribet formulir, ama ribet ngantri. buset dah ya orang endonesa emang kaga ngarti kata ngantri. srobot2 aja seenaknya), apalgi kalo ngurusin pajak orang. huehuehueh....

lain kali ya tuhan, berikan hambamu ini otak yang berlebih, agar bisa pintar memilah tugas apa yang bisa diterima dan yang tidaks. huhuhuhu... (dan ingatkan untuk tidak menyusui anakku pake asi eksklusip biar gak bedul otaknya kayak hambamu ini)

ah sudahlah. cuma mau ngedumel ajah atas chaos pagi ini. chaos oblong. *halah*


Blog Entry*double you....what?*Mar 30, '09 4:39 AM
for everyone
sharing perjalanan ke lampung barat 2 minggu kemarin belum lengkap kalau gue belom cerita soal ending perjalanan kami.

diiringi hujan deras di tanjung karang, kami diantar ke bandara radin inten oleh teman dari kantor lampung. trus karena barangnya bu jurnalis kayak abis mudik banyak oleh-oleh kripik, kita nunggu mas potograper cari troli dulu.

trus saat gue dan miss jurnalis menunggu sang suami orang dengan manis, mataku tertuju pada segerombolan keluarga yang turun dari mobil di depan kami. ada 4 bapak (yg satu pake jas, yang lain kemeja biasa yang penuh noda tinta di kantongnya), 2 ibu, dan 1 anak lelaki. heboh banget deh. keliatannya sih keluwarga pejabat geto dehhh, abis ibu-ibunya bling-bling banget, pake baju motif emas-emasnya versace dan sasak tinggi walaupun gak menor dan si bapaknya gayanya berasa penting banget gitu. dan gue tangkap mereka memakai logat indonesia timur,kemungkinan besar dari timor karena gw akrab banget sama logatnya.

tiba-tiba salah satu ibu berseru: ee buka dulu itu bagasi!

lalu tergopoh2 salah seorang bapak-bapak itu (yang bajunya banyak tintanya) menggotong koper sang ibu dan membukanya di depan kami semua.

ibu bling2: buka sebentar, saya mau kasih keluar laptop dulu... tidak boleh taruh laptop di sini tho?

gw hampir keseleg. buset deh, gila apa dia taroh laptop di bagasi. dikeluarkanlah tu laptop (warnanya pink) dan dia tenteng gitu aja tu laptop di tangannya (sambil sesekali usaha tu laptop dimasukkin ke tas aigner palsunya. yaahhh.... makanya beli tas laptop bu... jangan beli gelang emas terus....

gue berusaha gak ketawa. gue anggap kejadian itu ga ada deh daripada gw dosa.

tapi ternyata ibu-ibu itu gak menyerah... kayaknya mereka memang diutus oleh malekat-malekat nakal buat menggoda gue...

pas gw lagi nunggu miss jurnalis ngurusin check in, eike sama mat kodak nunggu antrian bagasi. mat kodak di depan, gw di belakang. dan si ibu-ibu berdiri di sebelah gw, menunggu suaminya yang sedang ngurus check in juga di sebelah miss jurnalis. mau gak mau pandangan gw beralih lagi ke ibu-ibu itu. ah mayan ah buat hiburan, gw liatin aja.

gak lama... si ibu nanya ama ground staff Garuda yang berdiri di ujung antrian:

"mbak mbak.... double you see di sini di mana ya?"

mbak garuda: HA? Apa tu bu?

"Double you see..." (si ibu mulai memandang mbak garuda dengan pandangan mencemooh dan mau komplen gimana sih ini cakep-cakep kok gak ngerti basa enggres???? )

mbak garuda: maksud ibu apa ya?

si ibu melotot ke arah gadis malang itu...

ibu: wese mbak... weseee! WC!

mbak garuda: ooooooooooooooooooooo.... WC...toilet....ada di dalam bu, di ruang tunggu.... (gue yakin dalem ati dia mau cabut tiang pembatas antrian dan mengemplangnya ke si ibu-ibu itu)

gw ampir e'e ngeliat adegan itu saking sakitnya perut gw nahan ketawa... hadooohhhh.... yaelah biasa aja kali gak nanya WC? gak malu-maluin negara juga kan kalo lo ngomong WC pake ejaan bahasa indonesia.

jadi pengen ke double you seeeeeeeeeeeeeeeeee... yu siiiiii!



Blog Entry*ppffttthh...*Feb 13, '09 3:18 AM
for everyone



Blog Entry*sebuah cerita*Feb 12, '09 10:56 AM
for everyone
seorang penyihir mempunyai rumah dan perabotannya di dalamnya semuanya dicat hitam
tapi masalahnya, ia mempunyai kucing berwarna hitam
suatu malam, si kucing terinjak karena tidak terlihat
si penyihir pun mengubah warna kucingnya menjadi hijau
di kala siang si kucing bermain di halaman rumput rumah si penyihir
si kucing terinjak lagi, karena berwarna sama dengan rumput
lalu si penyihir mengubah kucingnya dengan berbagai macam warna
tapi tetap saja bermasalah dan malah membuat si kucing jadi sedih
karena tidak menjadi dirinya sendiri

akhirnya si penyihir sadar bahwa kucingnya dari dulu ya kucing hitam
dan daripada mengubah warna si kucing
akhirnya dia mengganti cat rumahnya berwarna-warni




*diceritakan dengan gaya bebas dari buku 'Winnie the Witch' untuk seorang balita. thanks, sica!*



© 2009 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Contact · Help